Agustus 4, 2020

Yang Membedakan Inovator Dengan Orang Biasa

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata inovator?

Apakah seseorang yang melaksanakan inovasi terbaru, orang yang menciptakan sesuatu yang berbeda, atau orang yang memiliki kreativitas untuk menghasilkan karya-karya?

Pengertian di atas bisa saja benar, alasannya pada intinya inovator yakni orang yang menghasilkan, membuat, atau memperkenalkan suatu gagasan, metode, dan lainnya yang bersifat gres.

Anda pasti tidak asing dengan Mark Zuckerberg selaku pendiri dan CEO Facebook, Jeff Bezos sebagai CEO Amazon.com, atau Jack Ma sebagai pendiri sekaligus CEO Alibaba. Mereka adalah beberapa acuan dari banyaknya inovator dunia yang paling kuat. Inovasi yang diciptakan oleh mereka menyampaikan banyak manfaat yang bisa kita rasakan hingga dikala ini. Facebook menjadi media sosial yang berfungsi sebagai sarana komunikasi tanpa perlu takut terkendala oleh jarak dan waktu, sedangkan Amazon dan Alibaba menjadi e-commerce yang sangat bermanfaat di abad digital ini.

Perbedaan Inovator dan Orang Biasa

Disebut inovator karena orang-orang di atas telah berjasa dalam menciptakan penemuan-inovasi gres yang bermanfaat bagi manusia. Untuk membuat penemuan tidaklah praktis alasannya adalah harus mengorbankan banyak waktu, tenaga, pikiran, hingga biaya. Inilah perbedaan fundamental antara inovator dan orang biasa. Jika inovator adalah orang yang membuat gagasan, maka orang biasa mampu disebut sebagai orang yang memakai gagasan tersebut. Lantas, apa perbedaan inovator dan orang biasa lainnya? Berikut ulasannya:

1. Mereka Mengamati Apa yang Sudah Ada

Seorang inovator selalu mengamati suatu gagasan, barang, atau metode yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat. Mereka yaitu pengamat yang handal, sebab sambil mengamati mereka berpikir untuk mencari tahu apa yang masih kurang dan dapat dikembangkan dari penemuan yang telah ada. Mereka selalu mencari cara untuk membuat penemuan yang semakin memudahkan insan dalam beraktivitas. Hal ini juga yang membuat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi alasannya adalah mereka selalu mempertanyakan apa yang ada dan dilakukan oleh orang sekitar. “Mengapa harus begitu? Mengapa bisa begitu?” Pertanyaan-pertanyaan itulah yang selalu ada di kepala mereka ketika sedang mengamati apa yang ada di sekitarnya.

2. Terbuka Terhadap Ide dan Kemungkinan Baru

Sebagai seorang inovator, mereka selalu terbuka dengan ilham dan kemungkinan-kemungkinan gres dan tidak terbatas pada apa yang biasa dilakukan. Apapun pandangan gres yang dicetuskannya tidak pernah dianggap sebagai suatu hal yang mustahil.

3. Berani Mengambil Risiko

Kita tahu bahwa setiap tindakan yang kita lakukan sehari-hari saja tidak jarang mengandung resiko, apalagi bagi seorang inovator. Seorang inovator yakni mereka yang berani mengambil risiko. Mereka siap dengan segala eksperimen beserta segala risikonya. Karena berdasarkan mereka, keberhasilan sangat dipengaruhi oleh semangat yang tinggi. Keberanian dibutuhkan oleh seorang inovator karena akan menghindarkan mereka dari keterpurukan dan keputusasaan. Mereka akan berfikir faktual dengan membayangkan kesuksesannya di masa depan hingga termotivasi untuk bekerja lebih giat dan tidak praktis putus asa.

4. Tidak Mudah Menyerah

Inovator ialah orang yang tidak gampang menyerah. Apapun kesannya pasti akan mereka hadapi dan mereka terima. Kalau salah, maka mereka akan berguru lagi dan jika masih saja gagal, maka terus dicoba. Sifat gigih sudah menempel dalam diri inovator. Hambatan yang ada pada diri sendiri, hambatan biaya atau material, sampai hambatan dari luar seakan-akan lingkungan yang tidak mendukung, selalu mereka hadapi. Inovator tidak praktis mengalah sebab ia yakin bahwa tindakannya yaitu benar. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, insan niscaya akan menghadapi kesulitan dalam hidupnya. Masalah ini justru membuahkan sifat-sifat terbaik dalam diri seorang inovator dan memungkinkannya menjadi unggul. Selalu ada tanda-tanda kemenangan dalam raut wajahnya ketika berhasil mengalahkan kesulitan-kesulitan yang ada.

5. Inovator Mempunyai Visi

Berbeda dengan orang biasa, inovator bergerak atas dorongan gagasan yang berupa tujuan yang harus dicapai. Mereka teguh memegang visinya dan mencapainya tanpa ada keraguan dan ketakutan. Mereka sadar bahwa membuat suatu inovasi tidaklah praktis sehingga tanpa visi yang terang tujuannya tidak akan tercapai.

Demikian ulasan mengenai perbedaan antara inovator dan orang biasa. Karakter-karakter di atas selalu dimiliki oleh seorang inovator. Inovasi apapun selalu diciptakan semoga bisa dipakai oleh manusia sehingga membuat pekerjaannya lebih praktis. Apakah Anda termasuk inovator berikutnya? Jika iya, Anda harus memiliki aksara-aksara di atas. Semoga bermanfaat!